Teuraceu Mantap Kloe

Geumpang, sebuah Kecamatan paling ujung Kabupaten Pidie yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Kawasan Geumpang dikelilingi oleh kawasan hutan hujan tropis yang masaih sangat perawaan, selain daerah penghasil mineral tembaga dan emas, daerah tersebut merupakan salah satu kawasan Kars hutan Ulu Masen yang sangat kaya akan air, sehingga tidak heran daerahnya memiliki banyak air terjun dan sungai yang dapat dijadikan sebagai potensi wisata alam.

Hanya dengan menempuh waktu tiga jam lamanya dari pusat kabupaten yaitu Kota Sigli, kita dapat merasakan langsung indahnya sumber daya alam Geumpang yang memiliki keunikan tersendiri daripada tempat lain di Aceh. Salah satunya Air terjun (Teuraceu) Mantap Kloe, yang terletak dalam hutan rimba seputaran KM 23 Geumpang, air terjun yang terbentuk oleh penyempitan sungai Mas tersebut memiliki gaya sendiri, air yang sangat jernih dan dingin serta diselimuti hutan rimba, membuat para penikmat alam dapat langsung merasakan bagaimana rimba itu sebenarnya. Meskipun telah memasuki hutan rimba, untuk dapat mengakses Mantap Kloe, sangatlah mudah dan gampang, hanya membutuhkan waktu sekira 50 menit dari jalan nasional Tutut – Geumpang.

Mantap Kloe ditemukan oleh Mapala jabal Everest Unigha Sigli tahun 2015 silam, sebelumnya lokasi tersebut juga kerap digunakan masyarakat setempat untuk memancing. Namun, tidak ada seorangpun tahu nama lokasi itu, sehingga dinamailah Mantap Kloe, kata-kata hiperbola yang mengartikan bagus sekali atau sangat bagus.

Anggota Mapala Jabal Everest Unigha Sigli, Hafifullah, mengatakan nama tersebut dinamai karena sesuai dengan lokasi dan viewnya yang sangat bagus, sehingga nama tersebut muncul secara spontan dan langsung disepakati, karena masyarakat terdekat juga tidak tahu nama tempat itu, jelasnya.

“Lokasinya sangat bagus, dijamin tidak ada yang menyesal kalau ada wisatawan kesitu. Pemerintah juga dijamin tidak akan malu jika tempat tresebut dipromosikan keluar daerah,” Ungkap Sarjana FKIP Matematika itu.

Mantan Mukim Geumpang, M. Sabi Basyah, kepada Rakyat Aceh, mengatakan, potensi hutan Geumpang sangatlah bagus untuk pengembangan wisata yang berbau adventur, travelling dan keluarga. Geumpang memiliki banyak ragam lokasi wisata sesuai dengan kemampuan. Teuracaeu Mantap Kloe, yang diberi nama unik oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jabal Everest Unigha Sigli tersebut, adalah salah satunya. Saya tahu lokasi indah tersebut, tapi saya tidak pernah tahu namanya, sebelum dinamakan oleh anak-anak mahasiswa, setidakya lokasinya sudah ada nama, sehingga warga tahu saat ada orang yang menuju lokasi tersebut, jelasnya.

Dengan adanya lokasi yang ditemukan oleh anak-anak Mapala, setidaknya ini menjadi data awal Pemerintah setempat harus mengembangkannya semenarik mungkin, dengan tetap mengutamakan kebersihan dan keaslian tempat, pinta Direktur LSM Pinto Rimba itu kepada Rakyat Aceh. [sumber ceritapidie.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here