Wisata Aceh

Pantai Pasie Saka, Surga Tersembunyi Aceh Jaya

Pantai yang biru dan butiran pasir yang putih, kita juga akan menemukan bebatuan. (Foto Hendra Murdani)

Pantai Pasie Saka merupakan pantai indah yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya, lokasi dari pantai ini tersembunyi dibalik perbukitan serta memancarkan panorama alam yang sungguh luar biasa.

Puluhan pantai bertebar di daerah pesisir Aceh dengan sangat indahnya saling berlomba-lomba untuk memikat mata wisatawan. Provinsi paling ujung di Pulau Sumatra ini memang dikenal memiliki banyak pantai dengan keindahan yang masih perawan. Beberapa pantai tersebut terletak di daerah yang tersembunyi sehingga tak banyak yang mengetahui pantai-pantai tersebut, salah satunya adalah Pantai Pasie Saka.

Pantai Pasie Saka belakangan tengah hits dikalangan anak muda, karena keindahan pantai dengan pasir pantai yang lembut bagaikan gula pasir. Nuansa eksotis makin bertambah ketika banyak dijumpai tebing-tebing karang yang letaknya tepat di bibir pantai. Deburan gelombang laut yang deras menyapa bibir pantai juga mempercantik surga kecil yang tersembunyi ini.

Secara administratif, pantai ini terletak pada Jeumpheuk, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Untuk mencapai lokasi dari Pantai Pasie Saka, wisatawan setidaknya harus menempuh jarak yang cukup jauh yaitu sekitar 120 kilometer atau melakukan perjalanan selama 2 jam lebih dari Ibukota Banda Aceh.

Ketika tiba di Desa Jeumpheuk, berarti lokasi dari Pantai Pasie Saka sudah tak jauh lagi. Desa tersebut merupakan pos keberangkatan wisatawan untuk berkunjung ke pantai. Sebelum berkunjung, wisatawan harus terlebih dulu meminta izin terhadap Kepala Desa setempat. Selain itu, wisatawan tidak boleh pergi tanpa didampingi oleh pemandu dari penduduk desa setempat.

Hal tersebut dikarenakan Pantai Pasie Saka memiliki gelombang yang cukup besar, bahkan sempat beberapa kali terjadi kasus wisatawan yang tenggelam setelah berfoto selfie di atas tebing karang dekat pantai. Bahkan tersebar berita pantai yang memiliki panorama memukau ini ditutup sementara untuk menanti pengelolaan yang lebih terarah dari pemerintah.

Dari Desa Jeumpheuk wisatawan harus berjalan kaki melewati semak belukar, dua bukit serta padang rumput yang hijau. Dalam perjalanan tersebut wisatawan juga akan melewati Desa Mata Le, yang dulunya merupakan pemukiman warga yang kini telah hilang setelah dihantam gelombang tsunami 2004 silam.  Disepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan alam yang begitu alami dan sangat terjaga kelestariannya.

Pesona Pantai Pasie Saka

Setelah melakukan perjalanan panjang yang cukup melelahkan, serta melewati jalan menanjak dan turunan di bukit akan terpampang sebuah keindahan bak surga di hadapan mata. Sebuah pantai yang masih alami dengan pasir pantai lembut bagaikan gula disepanjang bibir pantai akan membuat siapa saja terkagum-kagum akan mahakarya dari Sang Pencipta ini.

Disekitar pantai dapat ditemukan beberapa batu karang indah, serta perbukitan yang nampak seperti tanjung menjorok kelaut. Perbukitan ini dipenuhi dengan tumbuhan hijau sehingga nampak asri bila dipandang dari kejauhan. Seluruh rasa penat dari perjalanan panjang, serasa sirna setelah tiba dikepingan surga tersembunyi di Aceh Jaya ini.

Pasir yang begitu lembut bak butiran gula inilah yang menjadikan pantai indah ini disebut dengan Pantai Pasie Saka. Dalam bahasa Aceh, pasie berarti pasir dan saka berarti gula. Karakteristik pasir pantainya memang lembut, setiap menginjakkan kaki diatas pasir akan terasa sensasi seolah-olah kaki kita tersedot oleh pasir tersebut.

Pantai Pasie Saka sebenarnya memiliki air laut yang sangat jernih dengan warna biru kehijauan, namun sayang wisatawan dilarang untuk mandi atau berenang di pantai tersebut. Gelombang ombaknya yang sangat kuat menjadi penyebabnya, apalagi ketika musim angin barat gelombang semakin besar dan sangat berbahaya.

Wisatawan bisa sepuasnya bermain diatas pasir putih lembut, atau sekedar duduk dipinggir pantai menikmati deburan ombak yang menerpa tebing-tebing karang. Udara segar yang berhembus juga semakin menambah suasana romantis pantai ini. Keadaan pantai yang sepi dan jarang dikunjungi oleh wisatawan juga menjadikan pantai ini serasa milik pribadi.

Ketika berada dipantai, wisatawan bebas untuk menjelajahi perbukitan disekitar pantai. Wisatawan bisa bernarsis ria, atau menikmati perbukitan hijau yang dipenuhi dengan tumbuhan. Jika merasa kepanasan, wisatawan bisa berteduh dibeberapa pohon yang ada disekitar pantai. Tetaplah berhati-hati, karena tidak ada petugas yang mengawasi atau berjaga disekitar pantai.

Pantai Pasie Saka memang menawarkan panorama yang begitu aduhai, keindahan pantai ini sangat layak untuk dikunjungi. Dengan pasir pantainya yang putih dan lembut, serta daerah disekitar yang rindang ditumbuhi pepohonan menjadikan pantai ini salah satu pantai eksotis di Aceh.

Fasilitas Pantai Pasie Saka

Fasilitas yang terdapat di Pantai Pasie Saka tergolong sangat minim. Masih belum ditemukan fasilitas untuk wisatawan seperti toilet, warung, serta fasilitas pendukung lainnya. Wisatawan bisa memarkirkan kendaraannya di Desa Jeumpheuk yang merupakan titik awal perjalanan menuju ke lokasi pantai.

Selain itu wisatawan juga bisa menggunakan kamar mandi milik warga setempat, tentunya harus izin terlebih dulu. Wisatawan disarankan membawa perbekalan dari rumah, karena di lokasi pantai tidak dijumpai warung penjual makanan. Jika ingin beribadah, pengunjung bisa menggunakan masjid yang ada di Desa Jeumpheuk.

Fasilitas keamanan pun masih sangat minim di Pantai Pasie Saka. Belum ditemukan tanda peringatan di titik-titik yang berbahaya dengan gelombang ganas. Belum terdapat pula petugas keamanan penjaga pantai, sehingga wisatawan harus ekstra hati-hati ketika berkunjung di pantai yang terletak di Aceh Jaya ini.

Potensi yang dimiliki Pantai Pasie Saka sebenarnya sangat besar, keindahan alamnya dapat menarik minat wisatawan untuk berbondong-bondong datang di pantai ini. Namun masih belum ada campur tangan pemerintah untuk mengelola pantai ini secara professional, dan juga tempat ini sering digunakan sebagai tempat maksiat bagi kawula muda.

Berwisata di Pantai Pasie Saka memang sangat seru dan asyik, berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan ketika berada di pantai tersebut.

Menikmati Keindahan Pantai

Jika kamu pecinta wisata alam khususnya pantai, maka Pantai Pasie Saka sangat layak menjadi destinasi wisatamu ketika berada di Aceh. Pantai ini menawarkan pesona alam yang begitu memukau dengan pasir putihnya yang lembut bak butiran gula. Air lautnya yang jernih serta gelombang ganas yang sesekali menerpa bibir pantai seakan menasbihkan tempat ini sebagai pantai yang sempurna.

Namun kamu harus tetap berhati-hati, karena pantai ini banyak memakan korban. Pantai ini memiliki gelombang yang cukup ganas sehingga wisatawan dilarang untuk mendekat ke air. Tentunya kamu masih bisa menikmati indahnya pantai eksotis ini dengan berbaring di atas pasir putih atau dibawah rindangnya pohon.

Camping di Pinggir Pantai

Kamu juga bisa lho mendirikan tenda di sekitar pantai, namun jangan terlalu dekat ya bisa-bisa kamu terseret oleh gelombang ombak yang besar. Jika kamu ingin bercamping di Pantai Pasie Saka, kamu harus izin terlebih dahulu kepada Kepada Desa setempat. Jika tidak diizinkan jangan ngeyel, karena ini demi keselamatan kamu juga.

Masih belum ada persewaan tenda, jadi kamu harus membawa tenda sendiri dari rumah. Tentu sangat mengasyikkan jika menghabiskan dinginnya malam ditepi pantai, ditemani dengan ribuan bintang diangkasa serta deburan ombak yang menerpa karang. Suasana seperti ini pastinya tak akan pernah kamu lupakan seumur hidup.

Hunting Foto

Jika kamu hobi hunting foto-foto landscape, maka pantai eksotis ini juga cocok untuk kamu jadikan objek foto. Tempat ini menawarkan berbagai spot indah yang bisa kamu bidik dengan kameramu. Kamu bisa memotret dari atas bukit, tebing karang atau padang rumput. Tentunya kamu harus berhati-hati, karena bebatuan karang yang licin terkena sapuan ombak.

Berselfie bersama teman-teman juga seakan menjadi ritual wajib ketika berada di Pantai Pasie Saka. Ya karena tempatnya yang memang eksotis, serta anti mainstream sehingga menjadi buruan kaum pemuda untuk berfoto dengan background yang indah.

Harga Tiket Masuk Pantai Pasie Saka

Untuk memasuki Pantai Pasie Saka, wisatawan tidak dikenakan biaya masuk namun harus membayar biaya pemandu Rp. 150.000 untuk 10 orang.

Exit mobile version